Home   >   Series   >   Raden Pemanah Rasa
Raden Pemanah Rasa

Synopsis

Dendam Astunalarang karena kalah bersaing dengan Putri Rengganis/Umadewi yang menjadi istri utama Ningrat Kancana diwariskan kepada anaknya – Purbamenak/Rajaputra – agar terpilih menjadi calon Putra Mahkota. Tetapi tampaknya Ningrat Kancana lebih cenderung mempersiapkan Raden Sunu/Pamanahrasa sebagai calon Putra Mahkota. Sejak Pamanahrasa berusia 5 tahun upaya untuk melenyapkannya dari bumi Galuh telah dilakukan dengan berbagai cara. Puncaknya adalah ketika skandal busuk yang dilakukan Purbamenak/Rajaputra berhasil menjebak Pamanahrasa menginjak-injak tempat keramat ketika disuruh menaiki sebuah pohon. Hukuman yang diterima Pamanahrasa adalah dijual di pelabuhan setelah sekujur tubuhnya dilumuri jelaga sehingga menjelma jadi anak hitam. Anak hitam ini kemudian dibeli oleh Ki Gedeng Sendang Kasih sebagai penguasa di pelabuhan. Akhirnya anak hitam yang telah dibeli Ki Gedeng Sendang Kasih itu ditemukan tiga orang pengasuhnya dan kembali dibawa ke Galuh dengan menyisakan perasaan cinta di hati Nyi Ambet Kasih. 

Menjelang usia yang cukup untuk dinobatkan sebagai Putra Mahkota – 18 tahun – Ningrat Kancana menyuruh kedua putra dari kedua istrinya untuk mencari sungai yang airnya mengalir ke gunung. Ini sebenarnya simbol bahwa calon Putra Mahkota Galuh diharapkan akan bisa membawa Galuh (orang air) ke Pakuan (orang gunung) – air mengalir ke gunung atau dengan kata lain menyatukan Galuh dan Pakuan. Perintah dari Ningrat Kancana ini ditanggapi secara berbeda oleh kedua putranya itu. Purbamenak/Rajaputra yang kesadarannya telah tertutup oleh obsesi kekuasaan dan keserakahan, mengantarkan langkah mencari sungai yang airnya benar-benar mengalir menuju gunung (dalam arti sebenarnya). Dengan kesaktiannya ia berusaha mengalirkan air ke arah gunung. Suatu ketika berhasil. Tetapi ketika dilaporkan kepada Ningrat Kancana dan diperiksa bersama para penasihat kerajaan, pada akhirnya air itu tetap mengalir ke samudera. 

Photo Gallery

  • DIRECTOR
    Dedy Mercy
  • WRITER
    Rachmawati - Ical Beng
  • PRODUCER
    Edward Chandra
ADS